Brebes  

Dampak Banjir Sungai Keruh, 7.600 Pelanggan PDAM di Bumiayu Alami Gangguan Air Bersih

BREBES, smpantura — Banjir yang menerjang aliran Sungai Kalikeruh di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, berdampak serius terhadap layanan air bersih. Sebanyak 7.600 pelanggan PDAM Tirta Baribis Unit Bumiayu mengalami gangguan distribusi air akibat kerusakan pipa utama pascabanjir.

Kepala PDAM Tirta Baribis Unit Bumiayu, Muflikhin, mengatakan banjir dengan debit dan arus deras menyebabkan pipa distribusi utama dari sumber air Uleng dan Bulakan di Desa Adisana mengalami kerusakan parah.

“Pipa distribusi PDAM diterjang banjir Sungai Kalikeruh hingga mengalami putus. Akibatnya, aliran air ke pelanggan tidak dapat beroperasi secara normal,” kata Muflikhin, Sabtu (24/1/2026).

Gangguan layanan air bersih tersebut dialami 7.600 pelanggan yang tersebar di sejumlah desa di wilayah Bumiayu dan sekitarnya. Wilayah terdampak meliputi Desa Adisana, Kalierang, Jatisawit, Dukuhturi, Laren, Kaliwadas, Pruwatan, serta beberapa wilayah lainnya.

BACA JUGA :  Seorang Penambang Tewas Tertimbun di Galian C Ilegal Malahayu

Menurut Muflikhin, hingga saat ini pihak PDAM masih melakukan inventarisasi dan pemetaan titik kerusakan pipa yang terdampak banjir. Langkah tersebut di lakukan untuk memastikan proses perbaikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Petugas masih mendata dan mengecek kondisi di lapangan. Setelah titik kerusakan di pastikan, perbaikan jaringan pipa akan segera di lakukan. Kami berharap cuaca mendukung agar penanganan bisa cepat selesai,” ujarnya.

PDAM Tirta Baribis mengimbau para pelanggan terdampak untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya juga menegaskan akan mengupayakan percepatan penanganan agar layanan air bersih bagi 7.600 pelanggan di Bumiayu dapat segera kembali normal. (**)