BATANG, smpantura – DPRD Kabupaten Batang meminta jajaran Pemkab melakukan komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga pemerintah pusat terkait upaya penanganan banjir. Hal ini menjadi sangat penting, apalagi banjir kembali terulang di wilayah Kabupaten Batang tahun ini dengan skala yang besar.
Hal tersebut di katakan Ketua DPRD Batang Suudi, Kamis (20/1).
”Kami akan melakukan rapat intern dengan eksekutif terkait banjir yang terjadi saat ini. Dari DPRD akan merekomendasikan kepada bupati untuk melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk bisa menangani banjir secara komprehensif ,’’ ujarnya.
Di katakan, penanganan menyeluruh menjadi penting karena musibah banjir kembali terulang di tahun ini. Salah satu yang harus menjadi perhatian serius Pemkab, lanjut Suudi, adalah normalisasi sungai yang harus di kerjakan. Sementara, untuk melakukan normalisasi sungai, perlu melakukan koordinasi dengan Pemprov Jateng. Ini karena ada beberapa sungai yang menjadi kewenangan provinsi.
”Banjir di Kabupaten Batang terulang karena belum ada normalisasi sungai yang memadai. Berkaitan dengan kewenangan terkait sungai, itu ada di provinsi sehingga perlu adanya koordinasi dan pemikiran antara Pemkab Batang dan pemerintah provinsi,” tuturnya.
Suudi menegaskan, pihaknya juga akan melakukan rapat intern dengan eksekutif terkait penanganan banjir ke depan. Penanganan akan dibicarakan sebab terkait anggaran di APBD. Pihaknya juga menegaskan, koordinasi antara Pemkab dan Pemprov Jateng dan juga pemerintah pusat, akan menjadi salah satu masukan penting DPRD ke Pemkab. Ini agar banjir tidak kembali terjadi di wilayah Batang ke depan.


