Tangani Kesehatan Mental, Inovasi Posyandu Plus Surakarta Dicontoh

SURAKARTA, smpantura – Layanan konseling serta penanganan kesehatan mental bagi generasi muda yang menjadi program unggulan Posyandu Plus Berbasis enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Kota Surakarta mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Layanan tersebut melengkapi enam SPM yang di terapkan di tempat itu. Salah satunya, di Posyandu Plus Anggrek XV Berbasis 6 SPM yang terletak di Kelurahan Gilingan, Kota Surakarta.

Wagub meminta inovasi program dan layanan itu, bisa menjadi model percontohan bagi kabupaten/kota lain di wilayahnya.

“Saya berharap layanan Posyandu yang ada di Kota Surakarta bisa di adopsi di kabupaten lain, di kota lain,” kata Taj Yasin, usai mengunjungi Posyandu Plus Anggrek XV, di Taman Cerdas, Kelurahan Gilingan, Sabtu (17/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Wagub bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin, meninjau langsung para psikolog yang memberikan bimbingan konseling kepada pasien. Selain itu mereka juga memastikan implementasi layanan 6 SPM di Posyandu tersebut.

BACA JUGA :  Buruh di Kabupaten Tegal Bagikan Doorprize Peringati May Day

Gus Yasin, panggilan akrabnya menilai, langkah TP Posyandu Kota Surakarta menggandeng psikolog profesional dari rumah sakit daerah sudah tepat. Hal tersebut di harapkan dapat menangani masalah kesehatan mental, seiring dengan maraknya kasus bullying dan kekerasan di masyarakat.

Menurutnya, isu kesehatan mental menjadi persoalan serius yang harus di jawab pemerintah. Oleh karena itu, dia bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, juga menggagas program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang juga terdapat layanan konseling bagi siswa sekolah.

Ia berharap, program pencegahan dan penanganan kesehatan mental terus di galakkan di Jawa Tengah. Agar generasi muda yang memiliki masalah psikis dapat berdamai dengan keadaan. Serta tidak melakukan hal-hal yang membahayakan diri sendiri.