Slawi  

Kabupaten Tegal Jadi Salah Satu Prioritas Intervensi Benih Padi Provinsi Jateng

SAMBUTAN: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menjampaikan smabutan pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Jawa Tengah Tahun 2026 di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026).

SURAKARTA, smpantura – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, pada tahun 2026 terfapat 12 kabupaten prioritas intervensi benih padi melalui APBD Provinsi Jateng.

Hal ini di sampaikan pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama Pencapaian Target Kinerja Ketahanan Pangan Jawa Tengah Tahun 2026 di The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Rabu (14/1/2026).

Gubernur Jateng menjelaskan, intervensi benih padi Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya konkret meningkatkan produktivitas pertanian di daerah sentra pangan.

Adapun 12 daerah kabupaten prioritas intervensi benih padi melalui APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, yakni Kabupaten Cilacap, Kebumen, Tegal, Brebes, Pemalang, Demak, Grobogan, Sragen, Sukoharjo, Blora, Rembang, dan Pati. Sementara itu, kabupaten/kota yang tidak masuk dalam skema intervensi APBD akan di usulkan memperoleh bantuan benih dari pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2026.

“Kita tetapkan kabupaten prioritas intervensi benih padi melalui APBD 2026, salah satunya Kabupaten Tegal. Bagi daerah yang belum terintervensi APBD, akan kita dorong mendapatkan bantuan benih dari pusat melalui APBN. Ini bagian dari upaya pemerataan dan penguatan produksi pangan Jawa Tengah,” ujar Gubernur.

BACA JUGA :  62 Persen Calon Jemaah Haji Kabupaten Tegal Lanjut Usia

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa Jawa Tengah saat ini berada pada jalur strategis menuju lumbung pangan nasional, sehingga capaian produksi harus terus di tingkatkan secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap capaian tahun sebelumnya sebagai dasar penyusunan kebijakan ke depan.

“Kita sedang menuju posisi sebagai lumbung pangan nasional. Pelajaran penting dari tahun lalu, target kita 11 juta ton, tetapi realisasinya baru sekitar 9 juta ton. Meskipun luas lahan kita kalah di banding Jawa Timur dan Jawa Barat, produktivitas kita tidak boleh kalah,” tegasnya.

Strategi

Selain sektor pertanian, Gubernur Ahmad Luthfi juga memaparkan strategi pencapaian produksi perikanan Jawa Tengah Tahun 2026. Yang di arahkan pada peningkatan kualitas, kuantitas, dan nilai ekonomi hasil perikanan secara berkelanjutan.