PEMALANG, smpantura – Evakuasi pendaki yang hilang di Gunung Slamet, atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) asal Kota Magelang terkendala karena cuaca buruk. Para tim relawan masih menunggu cuaca membaik untuk membawa turun jenazah survivor yang di temukan di atas jalur Gunung Malang.
“Kondisi di lapangan hujan besar, dan angin kencang, namun tidak menutup kemungkinan evakuasi di lakukan malam ini dengan pertimbangan apabila kondisi cuaca baik. Bagi relawan yang ingin membantu evakuasi juga harus di data dulu, dan di harapkan membawa paket makanan dan minuman secukupnya,” ujar salah satu tim SAR dari Wanadri yang disiarkan melalui media sosial, Rabu (14/1).
Kepala pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin mengatakan, kondisi cuaca buruk di atas menjadi salah satu kendala evakuasi korban. Selain itu, kondisi medan yang curam, menjadi kesulitan tersendiri bagi tim relawan. Sehingga perlu kehati hatian. Lokasi penemuan yang berada di atas, sekitar jalur Gunung Malang menjadi tantangan tersendiri untuk mengevakuasi korban.
Dari BPBD Pemalang sudah menyiapkan sarana prasarana untuk menangani korban. Untuk teknis di lapangan akan di tangani oleh Basarnas Semarang, sebab dalam evakuasi korban memerlukan banyak personil relawan. (**)


