Brebes  

Tolak Logo Pemda, Sekjen Komite Percepatan Pemekaran Brebes Pilih Mundur

BREBES, smpantura – Sekretaris Jenderal Komite Percepatan Pemekaran Brebes (KP2KB), Agus Sutiono, memilih mundur dari jabatannya. Keputusan ini ia ambil karena menolak penggunaan logo Pemerintah Daerah (Pemda) Brebes dalam aktivitas komite, yang di nilai berpotensi mengaburkan independensi gerakan pemekaran sebagai perjuangan rakyat.

Agus menyampaikan pengundurannya melalui Surat Pernyataan Pengunduran Diri tertanggal Bumiayu, 10 Januari 2026. Dalam surat itu, ia menegaskan langkah mundur di ambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas dinamika di internal komite.

Pengunduran diri Agus sontak menjadi perhatian masyarakat, khususnya di wilayah Brebes Selatan. Informasi ini cepat menyebar dan ramai di perbincangkan di sejumlah grup WhatsApp pegiat pemekaran.

Kepada wartawan, Agus menjelaskan bahwa keputusannya mundur bukan semata persoalan teknis. Melainkan karena adanya perbedaan prinsip yang kian terasa di tubuh komite.

BACA JUGA :  Puluhan Bacaleg di Brebes Pilih Mundur, Kenapa?

“Ketika simbol Pemda di gunakan, perjuangan pemekaran seperti berdiri di dua kaki. Independensi komite menjadi kabur dan berpotensi di manfaatkan oknum untuk kepentingan lain. Termasuk urusan anggaran atau kegiatan tertentu,” ujar Agus.

Nama Agus Sutiono di kenal sebagai salah satu figur kunci KP2KB. Ia sering di sebut sebagai “jantung pergerakan” karena perannya dalam mengonsolidasikan dukungan akar rumput dalam perjuangan pemekaran Brebes Selatan.

Meski mundur dari jabatan Sekjen, Agus menegaskan tetap memperjuangkan agenda Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Brebes Selatan. Ia menyebut akan melanjutkan perjuangan melalui wadah yang sudah ada atau jalur baru. Yang di nilai sejalan dengan prinsip dan semangat gerakan rakyat.