Brebes  

Hujan Deras Picu Retakan Tanah di Plompong Brebes, 12 Rumah Rusak 

BREBES, smpantura – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Brebes memicu pergerakan tanah di Dukuh Krajan, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Pergerakan tanah tersebut mengancam 12 rumah warga di kawasan rawan longsor Brebes selatan. Kerusakan tampak di sejumlah bangunan, mulai dari lantai rumah yang ambles dan retak hingga tembok yang jebol, sehingga beberapa ruangan tidak lagi aman untuk di tempati.

Sejumlah keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan. Sementara itu, ancaman longsor susulan masih mengintai, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Penjabat Kepala Desa Plompong, Heri Kurniawan, mengatakan pergerakan tanah mulai terjadi sejak akhir Desember 2025. “Sampai sekarang masih terjadi, terutama kalau turun hujan deras,” kata Heri.

BACA JUGA :  Sungai Pemali Limpas, Ratusan Rumah Warga di Dukuh Bayur Terendam

Berdasarkan data sementara, terdapat 12 rumah yang mengalami kerusakan. Lima di antaranya, yakni rumah milik Komar (63), Jakaria (42), Kasem (65), Wasri (78), dan Opi (43). Dan telah di sarankan untuk segera mengungsi bersama anggota keluarganya.

Warga lainnya masih bertahan di rumah dengan kondisi waspada sambil menunggu perkembangan situasi dan arahan dari pihak berwenang. “Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun ancaman bencana susulan masih membayangi. Terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi,” ujarnya.

Pemerintah Desa (Pemdes) bersama relawan terus melakukan pemantauan dan edukasi kepada warga terdampak. Warga di imbau meningkatkan kesiapsiagaan serta bersedia mengungsi jika kondisi semakin berbahaya. (**)