SLAWI, smpantura – Musim durian selalu menghadirkan cerita manis bagi para pedagang kuliner. Di Slawi, kehadiran durian lokal yang melimpah turut mendongkrak penjualan es durian dan aneka olahan berbahan dasar buah berduri tersebut. Lapak-lapak es durian pun tampak lebih ramai di banding hari biasa.
Anies, salah satu penjual es durian di Slawi, mengaku permintaan meningkat tajam sejak memasuki musim panen durian. Banyak pembeli memilih durian dalam bentuk olahan karena di nilai lebih praktis dan menyegarkan. “Kalau musim durian begini, pembeli memang jauh lebih ramai. Mereka suka durian, tapi ingin di nikmati dengan cara berbeda,” ujar Anies.
Menu yang paling banyak di pesan adalah sop durian dan jus durian. Tekstur lembut durian yang di padukan dengan es dan susu menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat cuaca panas. Selain itu, Anies juga menyediakan es krim durian yang banyak di minati anak-anak. “Anak-anak biasanya pilih es krim durian karena rasanya manis dan tidak terlalu tajam,” katanya.
Menjelang sore hingga malam hari, lapak Anies kerap dipadati pembeli. Menurutnya, akhir pekan menjadi waktu paling ramai, terutama Sabtu dan Minggu. “Kalau malam Minggu, biasanya ramai sampai malam,” ucapnya. Dalam sehari, ia membuka lapak sejak pagi hingga malam untuk melayani permintaan pelanggan.
Meski pembeli meningkat, Anies tetap mengutamakan kualitas. Ia memastikan seluruh bahan berasal dari durian segar agar rasa tetap konsisten. “Durian harus bagus. Kalau rasanya enak, pembeli pasti balik lagi,” ujarnya.
Anies berharap musim durian tahun ini bisa terus membawa dampak positif bagi usahanya. Selain menambah penghasilan, tingginya minat masyarakat juga menjadi bukti bahwa olahan durian masih menjadi favorit dan memiliki peluang besar untuk terus di kembangkan. (**)


